Hold on to Life, Lagu Buatan NSG yang Terinspirasi dari Perjuangan Anak Penyandang Disabilitas

HOBIKU.NET – Dalam memperingati World Down Syndrome Sedunia yang jatuh setiap tanggal 21 Maret, NSG Music Recordings dengan bangga mempersembahkan sebuah lagu yang diciptakan secara khusus berjudul Hold On To Life.

Lagu yang diusung oleh Nutyas Surya Gumilang (NSG) ini dibawakan oleh beberapa penyanyi yaitu KIM!, Anov Aldrin, Willy Winarko dan Nitya Shamdasani.

Lagu yang dirilis bertepatan dengan Hari Sindrom Down Sedunia ini terinspirasi saat NSG berkunjung ke sekolah untuk anak-anak berkebutuhan khusus yakni Saraswati learning Center (SLC). NSG melihat perjuangan anak-anak penyandang disabilitas khususnya yang memiliki Down Syndrome, tergugah untuk membuat lagu khusus untuk mereka.

Hold On To Life menampilkan performa vokal dari KIM!, Anov Aldrin, Willy Winarko dan Nitya Shamdasani. Perbedaan karakter vokal masing-masing berhasil melebur dalam harmoni yang dikemas dalam balutan musik pop balada yang dinamis sehingga menghasilkan karya yang menyentuh hati dan enak tuk didengar.

Sebagai pencipta lagu, NSG mengaku Hold On To Life merupakan sebuah karya yang dihasilkan berkat kisah menyentuh yang Ia temui di Saraswati Learning Center (SLC), sebuah sekolah untuk anak-anak berkebutuhan khusus.

“Aku kenalan sama Reshma yang merupakan pendiri SLC lalu bertemu dengan anak-anak penyandang disabilitas salah satunya Cheryl yang memiliki Down Syndrome. I Was Touched By Their Passion; semangat Reshma dan timnya untuk memperjuangkan anak-anak berkebutuhan khusus dan semangat anak-anak itu untuk melanjutkan hidup.”, papar NSG.

Saraswati Learning Center (SLC) adalah sekolah bagi anak-anak berkebutuhan khusus yang didirikan oleh Reshma Wijaya Bhojwani sejak Agustus 2016. Berawal dari kelahiran putri keduanya yang memiliki kelainan genetik yakni Sindrom Down, Reshma akhirnya mengejar gelar dalam pendidikan kebutuhan khusus lalu membuat SLC.

Sindrom Down sendiri adalah kondisi keterbelakangan perkembangan secara fisik dan mental pada anak yang disebabkan oleh abnormalitas perkembangan kromosom yang gagal membelah diri. Menariknya SLC tak hanya menerima anak dengan Sindrom Down namun mencakup pelbagai jenis anak berkebutuhan khusus lainnya seperti Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), autisme, dan sebagainya.

Sekolah ini pun menerima murid dari bermacam strata ekonomi. Bagi yang tidak mampu biayanya akan ditanggung oleh donatur atau sponsor.

Pesan dari lagu Hold On To Life adalah kita harus selalu mensyukuri kehidupan yang kita miliki dan melihatnya sebagai berkat dari Tuhan Yang Maha Esa. Semangat menjalani hari-hari layaknya saudara-saudara kita yang memiliki Sindrom Down dan kebutuhan khusus lainnya yang masih selalu berjuang dan berkarya di tengah kekurangannya.

Mari meneladani kemauan keras dan perjuangan para difabel sekaligus mengerti bahwa mereka pun layak untuk hidup dan memiliki kemampuan yang sama seperti manusia lainnya.

Semoga lagu ini dapat meningkatkan Awareness untuk kita agar ikut serta merangkul, mendukung dan membantu saudara-saudara yang memiliki kebutuhan khusus. Kita semua dilahirkan dengan derajat yang sama, perbedaan dan kekurangan hanyalah label saja. Berbagi kasih, pengaruh baik dan bertoleransi adalah tugas kita semua.