Jepit Botol Plastik Kosong Pada Bagian Ketiak, Lihatlah Apa yang Terjadi

HOBIKU.NET – Indonesia negara yang berada tepat diantara garis khatulistiwa, oleh sebab itu dikenal juga sebagai negara tropis karena memiliki dua iklim diantaranya musim kemarau atau musim panas dan musim hujan.

Proses terjadinya musim kemarau di Indonesia sendiri adalah hal yang sangat umum terjadi. Dimana ketika musim ini tiba tentunya panas matahari sedang terik-teriknya. Tentunya banyak hal yang terjadi jika musim kemarau tiba.

Diantaranya yang sering terjadi jika musim kemarau ini tiba adalah sebagian besar orang-orang tentunya banyak mengeluarkan keringat, bukan hanya terjadi di Indonesia saja melainkan belahan negara di dunia juga pasti mengalami hal serupa.

Berkeringat adalah hal umum yang terjadi pada tubuh manusia. Namun, diantara sekian banyak orang berkeringat adalah hal yang memalukan tersendiri bagi penampilannya. Terutama berkeringat pada bagian ketiak.

Maka tak heran banyak orang-orang mencari cara agar mereka tidak berkeringat berlebih terutama pada bagian ketiak ketika musim kemarau atau musim panas tiba, entah menggunakan berbagai macam jenis deodorant bahkan obat-obatan berbahan kimia.

Tentunya menggunakan obat-obatan berbahan kimia tentunya tidak baik untuk tubuh manusia jika memakainya terlalu sering. Namun, jangan khawatir ada cara alami untuk mengatasi masalah berkeringat dibagian ketiak ini.

Sebagaimana yang telah dilansir dari laman rocketnews.com (16/6), salah satu majalah Spa di Jepang telah mewawancari Dr. Tsuneaki Gomi dari Klinik Gomi yang memberikan cara alternatif menangani masalah keringat pada ketiak.

“Cara paling mudah dan aman adalah dengan hanya menempelkan sesuatu disana.” ungkap Dr. Gomi

Yang dimaksud Dr. Gomi dengan “sesuatu” ini bukan berati menempelkan atau memberikan seperti deodorant dan lain sebagainya, melainkan menempelkan sebuah botol plastik kosong pada bagian ketiak untuk mengurangi keringat pada bagian disana.

Menurutnya, alasan mengapa ia menganjurkan cara tersebut karena dalam istilah medis itu merupakan bagian dari hemihidrotic reflex dimana menempatkan sesuatu untuk memberikan sebuah tekanan pada sisi otot dada sehingga nantinya akan menjadi penghambat produksi keringat berlebihan pada bagian ketiak.

Hasil ujicoba hemihidrotic reflex menggunakan botol plastik kosong. Foto: rocketnews.com

Oleh sebab itu, jika Anda menempatkan sebuah botol plastik dan dihimpit pada ketiak bagian kiri sedangkan ketiak bagian kanan tidak menjepit apapun alias biasa saja, maka otot dada bagian kiri ini nantinya akan memiliki tekanan yang dihasilkan oleh himpitan botol tersebut sehingga dapat menghasilkan keringat lebih sedikit dibandingkan dengan ketiak bagian kanan.

Menurut Dr. Gomi, ini adalah teknik yang biasa digunakan oleh para wanita-wanita Jepang pada masa lalu yang masih menggunakan pakaian adat termasuk Sarashi. Dimana pakaian ini memiliki sabuk tali ketat yang dikenakan langsung disekitar pada bagian dada yang bisa dikatakan untuk menahan keringat pada bagian ketiak mereka bisa dikatakan untuk memicu hemihidrotic reflex tersebut.

pakaian adat perempuan Jepang, Sarashi. Foto: rocketnews.com

Meskipun cara hemihidrotic reflex telah dilakukan oleh wanita Jepang pada masa lalu, tetapi hasilnya sebagian besar tidak menyakinkan berhasil sepenuhnya seperti cara ini. Namun, setidaknya menurut Dr. Gomi semua tergantung pada tekanan beban yang diberikan pada sisi otot dada itu sendiri.

Semakin sesuatu yang dijepitkan pada bagian ketiak dapat memberikan tekanan yang cukup kuat pada otot sisi bagian dada maka keringat yang dihasilkan juga akan sedikit. Sama halnya penekanan yang diberikan pada botol plastik kosong dengan sabuk tali pada pakaian adat Sarashi yang sangat berbeda dari penempatan sisi tekanan dan obyek pemberi tekanan itu sendiri. (lay/hobiku)