Makna Dirilisnya EP -8 dan Alasan Protocol Afro Kembali ke Industri Musik

HOBIKU.NET – EP ini materi yang gue rilis untuk penanda hadirnya Protocol Afro. Sekaligus mau rilis single di 2020. Format musik dan band bakalan beda nih. Apalagi musiknya, kyknya bakal diomel-omelin sama pendengar Protocol Afro nih, hahaha! ”,  ucap Mayo (bass), pendiri sekaligus mantan personil yang pernah mengisi lini bass di band Reality Club.

 

Selain memanfaatkan momen untuk berkontemplasi dan mengisi waktu liburan, pada penghujung akhir tahun ini juga menjadi momentum bagi Protocol Afro bernostalgia dengan para pendengar melalui rilisan EP bertajuk “-8” (baca: minus eight) yang lagu-lagunya pernah dibawakan delapan tahun yang lalu di Baybeats Festival, Singapura. 

 

Alasan band asal Jakarta, Protocol Afro yang saat lagu-lagu ini dibuat terdiri dari 5 personil yaitu Ditto (Vocal), Giano (Lead Guitar), Mayo (Bass), Kristian (Drums), Nelson (Rhytm Guitar) kembali ke industri musik Indonesia adalah juga ingin menjadi bagian dari perkembangan musik Indonesia, yang menurut mereka sedang berkembang pesat dengan kompetisi yang sehat.


[Protocol Afro – Eclipse (Official Lyric Video)]

 

Selain itu, bagi mereka EP -8 adalah sebuah perjalanan Protocol Afro bermusik. Begitu pula materi di dalam EPnya yang berisi tiga lagu soal fase hidup, “Music (Dance with Me)” – ketika kita tidak mempedulikan urusan orang lain dan tetap menikmati hidup dengan berdansa; “Sunday Morning” – momen ketika orang-orang mempunyai waktu lebih untuk menikmati hidup dan bersenang-senang,  yang akhirnya ditutup dengan “Radio” – bahwa semua hal-hal tadi, tak ada yang abadi. 

Bergeser sedikit ke cover EP, yang mana memiliki makna tersembunyi namun penting bagi Protocol Afro. Angka delapan dengan simbol minus (-) menandakan bahwa ini adalah EP dengan lagu-lagu yang pernah dibawakan delapan tahun lalu. Selanjutnya, jika dilihat dengan teliti, maka angka delapan ini sedikit memudar dan membentuk angka tiga. Kali ini menunjukkan format baru dari Protocol Afro untuk menyambut single baru mereka di tahun 2020.

 

Materi EP -8 akan dirilis per tanggal 20 Desember 2019 di layanan music streaming. Untuk informasi lebih lanjut, lihat updatenya di Instagram Protocol Afro (@protocolafro)

 

[Tautan Spotify: Profil Protocol Afro]

Sebelumnya, Protocol Afro pernah merilis album bertajuk “The Youth” pada tahun 2014, juga pernah tampil di Baybeats Festival, Singapura pada tahun 2011, serta menjadi band pembuka untuk band pemenang Grammy Award – Phoenix di Jakarta’s Love Garage Festival yang diadakan oleh Ismaya Live. Lalu, pada tahun 2011 pernah difitur oleh NYLON Magazine Indonesia sebagai “10 Local Music Heroes of 2012”. Selain itu, menjadi nominee untuk kategori Best Pop Song di VIMA Awards 2013, sebuah acara penghargaan musik independen yang diadakan di Malaysia.