Inilah Sembilan Manfaat Jahe Bagi Kesehatan

Manfaat Jahe

Manfaat Jahe

HOBIKU.NET – Jahe merupakan tanaman herbal yang kerap dipercaya masyarakat dapat mengatasi berbagai kondisi, mulai dari mual, batuk, nyeri otot hingga penanganan kanker. Jika ditinjau dari segi medis, setidaknya ada lima manfaat jahe yang baik bagi tubuh.

Jahe memiliki senyawa kimia yang dipercaya bisa menimbulkan efek positif di lambung dan usus. Tidak hanya itu, senyawa ini mungkin bisa meredam rasa mual dengan cara memberikan efek di otak dan sistem saraf. Berikut sembilan kondisi yang mungkin efektif jika diatasi dengan mengonsumsi jahe:

Pusing. Kondisi ini membuat Anda merasa seperti berputar (vertigo) atau kepala terasa ringan (lightheadedness) dan pandangan sedikit agak kabur. Dapat juga terasa seperti kehilangan keseimbangan atau terasa melayang. Jahe diduga dapat meringankan pusing dengan cara merangsang aliran darah ke otak. Selain itu jahe dipercaya dapat meringankan mual.

Nyeri menstruasi. Bagi para wanita yang sering merasa nyeri saat menstruasi, jahe juga bisa menjadi solusinya. Mengonsumsi ekstrak jahe dengan dosis empat kali sehari selama tiga hari di awal menstruasi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi jahe bisa membantu mengurangi gejala nyeri menstruasi. Khasiat jahe sepertinya dapat disamakan dengan obat ibuprofen dan asam mefenamat.

Mencegah morning sickness. Kondisi mual dan muntah ini kerap dialami oleh beberapa wanita di awal masa kehamilan. Sepertinya kondisi tersebut dapat diminimalisasi dengan mengonsumsi jahe. Namun ingat, ibu hamil tidak boleh sembarang mengonsumsi asupan tertentu, khususnya obat-obatan tradisional. Oleh karena itu, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum mengonsumsi jahe.

Osteoarthritis. Menurut sejumlah penelitian, rasa sakit akibat kondisi ini dapat diatasi dengan mengonsumsi ekstrak jahe. Senyawa kimia pada jahe dapat mengurangi zat kimia yang memicu peradangan sendi. Selain itu, jahe juga bisa merangsang tubuh memproduksi asam salisilat, yaitu sebuah zat yang bisa meringankan rasa sakit dan ketidaknyamanan.

Perut Kembung. Ekstrak jahe bermanfaat bagi yang sering mengalami perut kembung dan nyeri. Jahe dapat dimanfaatkan untuk mengobati gangguan pada pencernaan dan iritasi usus.

Mengatasi Migrain. Pada sebuah studi menunjukkan jahe dapat menghentikan prostaglandin, yang dimana prostaglandin merupakan salah satu faktor penyebab sakit kepala. Dengan demikian, dengan kandungan yang terdapat dalam jahe, jahe dapat mengurangi migrant atau penyakit sakit kepala sebelah.

Mengobati Sakit Gigi. Nyeri gusi dan sakit gigi ternyata dapat juga dicegah dengan meminum minuman air jahe. Hal ini karena jahe bersifat antijamur dan antibakteri.

Mual dan muntah usai operasi. Mengonsumsi jahe sebelum operasi sepertinya bisa mengurangi rasa mual dan muntah setelah operasi. Selain dikonsumsi melalui mulut, mengoleskan minyak jahe pada pergelangan tangan juga sepertinya bisa mencegah mual.

Apakah Anda pernah mendengar klaim yang menyatakan bahwa jahe dapat mencegah mabuk darat dan laut? Menurut pengalaman beberapa orang, mengonsumsi jahe sebelum bepergian bisa membuat mereka merasa lebih baik.

Tapi sayangnya terdapat kemungkinan bahwa jahe tidak efektif mengatasi hal tersebut. Dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan khasiatnya. Begitu pula dengan klaim manfaat jahe yang berkaitan dengan penurunan berat badan.

Menurunkan Berat Badan. Bagi kamu yang memiliki masalah kelebihan berat badan, jahe solusi yang cocok untuk masalah yang kamu miliki. Karna jahe dapat melebarkan pembuluh darah yang membakar kalori menjadi panas tubuh dan jahe hanya mengandung sedikit kalori yang terkandung, sehingga tidak berkontribusi untuk menaikan berat badan. Mengkonsumsi jahe dengan cara membuat wedang setiap hari dapat menjaga kesehatan dan metabolisme tubuh.

Efek Samping Mengonsumsi Jahe

Sepertinya jahe aman untuk dikonsumsi oleh kebanyakan orang, namun tetap ada efek samping ringan yang dapat ditimbulkan, seperti diare, membuat perut tidak nyaman, dan nyeri di ulu hati bila di konsumsi secara tidak teratur. Jika diaplikasikan pada kulit, kemungkinan tanaman ini bisa menyebabkan iritasi. Ada beberapa kalangan yang harus berhati-hati atau sebaiknya tidak mengonsumsi jahe.

Seperti halnya ibu hamil dan menyusui, penderita diabetes, memiliki gangguan pendarahan dan organ hati. Dari segi medis manfaat jahe memang belum ada yang benar-benar terbukti efektif. Meski begitu, Anda bisa mencobanya untuk mengatasi kondisi yang telah disebutkan di atas.

Ada baiknya untuk mengonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum memasukkan zat apa pun yang ditujukan untuk pengobatan. Demikian penjelasan manfaat jahe yang saya sampaikan. Semoga bermanfaat. (rob/hobiku)

Kiriman tulisan dari Figo Arian