Tetap Beribadah Di Masa Pandemi

HOBIKU.NET – Pandemi Covid-19 banyak merubah cara kita dalam beraktifitas, termasuk dalam hal beribadah. Bagi umat Muslim, saat ini mulai terbiasa dengan shaf jamaah sholat yang berjarak minimal satu meter, bahkan hingga ditutupnya masjid-masjid. Otomatis hal tersebut membuat segala peribadatan di dalamnya berhenti sementara waktu. Di sisi lain, masyarakat mulai merindukan suasana spiritual seperti ketika sholat berjamaah maupun mengikuti pengajian di masjid dan musolah.

Salah satu musolah di kawasan Jakarta Barat yang telah membuka kembali peribadatan dan beberapa kegiatan secara reguler.

Sejumlah protokol kesehatan sudah tersedia, seperti alat pendeteksi suhu tubuh, sabun pencuci tangan, dan jemaah menggunakan masker. Pembatasan shaf pengurus musolah akan bekerjasama dengan karang taruna Rt 006/010 semanan, untuk kembali menandai batas jarak di musolah tersebut.

Musolah Darul Husaini, salah satu tempat ibadah di Rt 006/010 Semanan sudah mulai membuka pagar bagi masyarakat sekitar atau yang lewat untuk beribadah sehari setelah Menteri Agama Fachrul Razi mengeluarkan surat edaran tentang relaksasi di tempat ibadah.

Dan di pertengahan bulan oktober ini Divisi kerohanian dari karang taruna Rt 006/010 Semanan, memulai kembali kegiatan pengajian mingguan remaja yang sempat terhenti karna pandemi covid-19.

“Kami selalu mematuhi protokol kesehatan yang terapkan oleh pemerintah dalam setiap kegiatan yang di laksanakan di musolah Darul Husaini.” kata Sa’adi Nandi, ketua Divisi kerohanian karang taruna Rt 006/010 Semanan.

“Kami tidak ingin remaja di wilayah kami jauh dari kegiatan keagamaan dan lari ke hal – hal negatif, kami berharap mereka tetap mendapatkan siraman rohani juga selama pandemi, walau harus dengan merapkan protokol kesehatan.” pungkasnya. (arie/hobiku)